Berita UGM & Jogja

Tips Selama Berlibur di Jogja

Siapa tak kenal Yogyakarta? Semua orang tahu, Yogyakarta merupakan tempat yang wajib dikunjungi saat mengisi liburan akhir tahun atau libur sekolah. Pilihan tempat wisata di Yogyakarta pun beragam, seperti mengunjungi Keraton, mendatangi Candi Prambanan, atau ke Pantai Parangtritis dan banyak lagi. Tak kalah pentingnya, Anda dan keluarga tentu harus membekali diri dengan aneka tips soal wisata di Yogyakarta di bawah ini.
1. Awas copet
Terutama ketika dalam keramaian di Jalan Malioboro, berhati-hatilah Anda dengan dompet. Simpan di tempat yang aman, di dalam tas, di saku celana depan, atau tinggalkan barang-barang berharga di kamar hotel dan membawa bekal secukupnya. Jangan memperlihatkan barang-barang berharga seperti perhiasan yang mencolok, ponsel, dan lainnya karena akan menarik perhatian pencopet.
2. Di obyek wisata
Pedagang asongan
Baik ketika Anda akan memasuki Borobudur, Kraton, dan obyek lainnya, biasanya Anda akan “diserbu” oleh pedagang asongan dengan macam-macam dagangan. Kalau Anda tidak tertarik atau tidak berniat membeli, jangan coba-coba menawar. Lebih baik tinggalkan saja dengan baik-baik dan tidak usah dipedulikan.
Siapkan uang receh
Apabila suatu saat Anda dihampiri oleh segerombolan anak jalanan, pengemis, maupun pengamen, Anda lebih baik merelakan uang receh Rp 500 atau Rp 1.000 daripada harus dibuat risih oleh ulah mereka.
Dilarang merokok
Terutama di dalam Keraton, Anda tidak diperkenankan untuk merokok dan berperilaku/berpakaian yang kurang sopan.
3. Becak
Suatu saat apabila Anda memerlukan pergi jalan-jalan keliling kota, Anda bisa menggunakan transportasi becak. Harga harus Anda tawar, apalagi kalau tukang becak tahu Anda adalah wisatawan yang dianggap belum tahu keadaan Yogyakarta. Anda akan dikenakan dengan tarif yang tinggi. Tanyakan kepada petugas hotel atau pemandu Anda apabila ingin bepergian, baik dengan becak maupun transportasi lainnya. Jangan terpengaruh dengan tawaran para tukang becak untuk mengantarkan Anda membeli oleh-oleh, seperti bakpia, kaos dagadu, dan sebagainya.
4. Makanan khas
Makanan khas Yogya adalah gudeg, bakpia pathok, geplak, yangko, ampyang, peyek kacang bantul (lebih besar, padat, renyah, dan gurih), kipo (makanan tradisional yang sangat langka khas Kotagede).
5. Lesehan
Sebelum Anda makan, tanyakan dulu berapa harga per porsinya. Biasanya para pedagang lesehan tidak mencantumkan harga.
6. Siapkan Sarana transportasi, karena lokasi tempat-tempat wisata yang layak dikunjungi di Yogyakarta cukup berjauhan, point ini penting untuk dipersiapkan agar tidak menguras kocek karena penggunaan kendaran umum. Solusi : Di Yogya tersedia banyak agen persewaan mobil maupun motor dengan harga yang murah. Cukup berbekal peta jogjakarta dan siap bertanya (orang Jogja sangat ramah kok-red). Lokasi rental motor ini banyak ditemukan di Jl. Pasar Kembang (jalan di selatan stasiun Tugu)
7. Buat rencana kunjungan wisata berdasarkan kelompok lokasi, hal ini supaya menghemat waktu dan ongkos transportasi
8. Tempat menginap, tidak perlu khawatir mengena tempat menginap, karena di Yogyakarta tersedia banyak penginapan dari losmen hingga hotel berbintang. Jika dana terbatas, banyak pilihan losmen yang cukup murah tapi bersih di daerah Sosrowijayan (jalan di barat Malioboro)
9. Tempat makan, ada satu CATATAN penting jika hendak makan di daerah Malioboro atau tempat wisata sekitar Jogja, bertanyalah dulu harga makanan atau mintalah daftar harga makanan. Sebab akhir-akhir ini ada penjaja-penjaja makanan yang nakal memanfaatkan momen liburan untuk menaikkan harga.
10. Belanja oleh-oleh, Untuk belanja oleh-oleh di daerah Malioboro mulailah dengan menawar 60% dari harga yang ditawarkan
Selamat menikmati jalan-jalan di Yogyakarta, kota yang indah dan ramah.. (travel.kompas.com&irp)